Home / Berita / Berita Fraksi
Berita Fraksi

Prananda Paloh Paparkan Strategi NasDem Gaet Pemilih Gen Z

📅 29 Jun 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (29 Juni): Anggota Komisi II DPR RI yang juga Ketua Umum Garda Pemuda (GP) NasDem, Prananda Surya Paloh, mengungkapkan persiapan menggaet suara pemilih, khususnya kaum Gen Z pada Pemilu 2029 mendatang.

“Kami lebih memilih pendekatan lunak atau soft approach yang relevan terhadap pemuda saat ini, salah satunya dengan turnamen olahraga padel,” ungkap Prananda seusai turnamen Padel di wilayah Ampera, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026) dalam rangka Kongres II dan HUT ke-15 GP NasDem.

Menurut Prananda, turnamen Padel yang digelar dua hari Sabtu-Minggu (27-28/6/2026) dan diikuti 138 tim itu bukan sekedar olahraga, tetapi juga simbol tren baru yang sedang berkembang pesat di kalangan anak muda Indonesia.

“Jadi saya rasa Garda Pemuda NasDem ini wajib memahami apa keinginan pemuda-pemudi Indonesia, ya. Mungkin melalui soft approach, ya seperti olahraga ini,” kata Prananda.

Menurutnya, padel bukan sekadar olahraga, melainkan juga simbol tren baru yang sedang berkembang pesat di kalangan anak muda Indonesia. Langkah itu merupakan bagian dari strategi soft approach untuk mendekati generasi muda tanpa harus langsung berbicara soal politik praktis.

“Tidak harus langsung masuk ke politik. Yang penting mereka berkontribusi positif dulu sesuai minatnya, entah itu olahraga, bisnis, atau bidang lain,” tuturnya.

Hal itu juga disebut Prananda akan paralel dengan Partai NasDem yang melakukan hard approach atau pendekatan yang tegas, yakni dengan melakukan konsolidasi hingga ke pengurus daerah melalui kongres yang akan digelar pada 21-22 Juli 2026 mendatang.

Di sisi lain, Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem itu mengakui bahwa dominasi pemilih muda di masa depan menjadi faktor penting di balik pendekatan ini.

Ia memperkirakan sekitar 60-65% pemilih ke depan berasal dari kalangan usia di bawah 35 tahun. “Artinya kita harus beradaptasi. Kita yang sudah di atas 30 tahun ini harus bisa memahami apa yang diinginkan mereka,” jelasnya. (*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *