Home / Berita / Berita Daerah
Berita Daerah

Siqom Ungkap Kunci UMKM Desa Naik Kelas

📅 01 Jul 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

BEKASI (1 Juli): Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem Hj. Siti Qomariyah (Siqom) mendorong percepatan digitalisasi dan peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Siqom saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, baru-baru ini.

Dalam kegiatan tersebut, Siqom mengapresiasi kreativitas pelaku UMKM lokal yang menghasilkan berbagai produk kuliner tradisional, kerajinan, dan produk kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, potensi tersebut perlu terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Saat ini, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas kemasan dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar,” ujar Siqom.

Ia menjelaskan, pelatihan pengemasan produk (packaging) dan pemasaran digital menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan ekonomi digital. Selain meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk, pemanfaatan marketplace, dan platform digital juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Menurut Siqom, transformasi digital bagi UMKM harus didukung dengan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola pemasaran.

Siqom berharap, pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi semakin mampu berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan daya saing produknya sehingga dapat menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat.

“Kita ingin pelaku UMKM di desa mampu naik kelas. Dengan peningkatan kualitas produk, kemasan yang lebih baik, dan pemasaran digital yang efektif, maka peluang untuk berkembang akan semakin besar,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mengusulkan fasilitas promosi dan ruang pameran bagi produk unggulan lokal agar hasil karya pelaku usaha, khususnya ibu-ibu dan generasi muda, semakin dikenal masyarakat luas.

Siqom menegaskan, berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengawalan dalam pelaksanaan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan UMKM.

(VC/WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *