Home / Berita / Berita
Berita

Jakfar Sidik: Inggris Punya Mental Juara, Siap Pecah Kutukan 60 Tahun

đź“… 03 Jul 2026 đź’¬ 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (3 Juli): Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Jakfar Sidik meyakini Timnas Inggris memiliki peluang besar mengakhiri penantian panjang selama 60 tahun untuk kembali menjadi juara Piala Dunia. Menurutnya, perkembangan performa The Three Lions dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tim tersebut telah memiliki mental juara.

Hal itu disampaikan Jakfar Sidik di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (2/7). “Kalau saya (mengunggulkan) tim Inggris, saya fans garis keras Inggris dengan segala dinamikanya. Tapi ini tim yang berkembang menurut saya. Setelah dua kali final Piala Eropa, momentum 60 tahun Inggris juara dengan kapten Harry Kane,” kata Jakfar.

Ia menilai, kemenangan Inggris setelah sempat berada dalam tekanan saat menghadapi Kongo menjadi bukti kuat mental juara yang dimiliki skuad asuhan Gareth Southgate.

“Itu yang menjadi pembeda. Artinya, mental juaranya ada, bisa comeback, bisa menang,” ujarnya.

Selain memuji Inggris, Jakfar juga mengapresiasi penampilan sejumlah negara yang berhasil menciptakan kejutan di Piala Dunia. Menurutnya, kehadiran tim-tim yang tidak memiliki tradisi kuat di sepak bola dunia menjadi warna tersendiri dalam turnamen.

“Memang ada beberapa negara kecil yang tidak punya tradisi sepak bola, ada Tanjung Verde, ada Kongo, dan itu yang positif,” katanya.

Di sisi lain, Jakfar menyebut kegagalan Uruguay lolos ke fase gugur sebagai kejutan paling mengecewakan pada Piala Dunia kali ini.

“Kejutan terburuk, menurut saya, adalah tidak lolosnya Uruguay yang sebelumnya selalu lolos fase grup sampai babak sistem gugur. Kali ini tidak. Kalau Jerman sebelumnya sudah dua kali tidak lolos grup, sekarang justru jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menilai, Norwegia layak disebut sebagai kuda hitam turnamen. Sementara Maroko, menurutnya, sudah tidak lagi pantas menyandang status tersebut setelah keberhasilannya menembus semifinal Piala Dunia sebelumnya.

“Kalau saya Norwegia. Kemudian kalau Maroko, di Piala Dunia sebelumnya sudah semifinal, sepertinya sudah tidak lagi kuda hitam, tapi sudah menjadi bagian dari tim elite dunia kalau sampai melaju sejauh ini,” katanya.

Jakfar berharap babak-babak selanjutnya menghadirkan persaingan para raksasa sepak bola dunia hingga fase delapan besar.

“Saya berharap, nanti delapan besar ada Prancis, Spanyol, Inggris, Argentina, Portugal, Brasil, Maroko, dan tim-tim terbaik lainnya sehingga pertandingan semakin menarik,” ucapnya.

Menurut Jakfar, Piala Dunia kali ini juga memperlihatkan perubahan tren permainan, di mana para penyerang menjadi faktor paling menentukan keberhasilan sebuah tim.

“Piala Dunia kali ini membuktikan bahwa kekuatan terbesar tim-tim ini ada di striker. Jadi kita akan menikmati banyak gol, terutama dari tim-tim yang punya striker sedang ganas, sedang on fire. Ada Prancis, Norwegia, Argentina, lalu Inggris dengan Jude Bellingham, Gordon, Rashford, Saka, sampai sang kapten Harry Kane,” pungkasnya.

(WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *