JAKARTA (4 Agustus): Partai NasDem menerima kunjungan delegasi International Republican Institute (IRI) dalam agenda Regional Political Party Exchange Program in Indonesia di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).
Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai penguatan demokrasi, regenerasi kepemimpinan politik, literasi politik, serta peningkatan partisipasi generasi muda.
Delegasi IRI yang hadir antara lain Head of Delegation Ashley Banduro, Atyrah Hanim binti Razali, Neow Choo Seong, Syarifah Rashifa, Rojessa Tiamson, dan John Fluharty. Dari Partai NasDem hadir Wasekjen Partai NasDem Jakfar Sidik dan Siar Anggretta Siagian, Kepala Sekretariat Rian Pradipta, serta Ketua DPP Partai NasDem Ok Fachru Hidayat.
Ketua Penerangan Pemuda Malaysian Chinese Association (MCA) Kebangsaan Neow Choo Seong mengapresiasi kesempatan bertukar pandangan dengan Partai NasDem. Ia menyebut, peran anak muda dalam regenerasi politik menjadi salah satu topik utama yang dibahas.
“Indonesia, satu demokrasi yang jauh lebih matang, yang banyak melibatkan sejarah pelibatan belia dalam membentuk arah tujuan negara,” ujar Neow.
Ia berharap, pertukaran Indonesia-Malaysia dapat terus dilanjutkan, tidak hanya dalam kerja sama politik, tetapi juga pertukaran budaya dan pengalaman generasi muda.
“Kita serumpun, so adalah penting untuk kita menjalin kerjasama dan juga hubungan yang baik sesama kita,” katanya.
Sementara itu, Ok Fachru mengatakan, pertemuan tersebut menunjukkan adanya banyak persoalan bersama yang dihadapi negara-negara peserta, meski kondisi masing-masing berbeda.
“Ada sharing value yang bisa kita ambil dan mereka pelajari dari kita. Cuma dengan keadaan yang sedikit berbeda, tentu treatment-nya juga akan berbeda,” ujar Ok Fachru.
Ia menyebut, sejumlah isu yang dibahas antara lain ketenagakerjaan dan political literacy. Menurutnya, terdapat perbedaan sekaligus keunggulan di masing-masing negara, terutama dalam aspek pendidikan, keterbukaan informasi, akses, serta kebebasan berserikat dan berpolitik.
(WH/AS)
0 Komentar