JAKARTA (21 Agustus): Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) Lita Machfud Arifin (LMA) menekankan pentingnya kedisiplinan kader dalam membangun organisasi dan menghadapi agenda politik ke depan.
Hal itu disampaikan LMA dalam acara pembukaan Laboratorium Gerakan (Laga) Perubahan 2.0 “NasDem Naik Kelas”, Pelatihan Kader Penggerak untuk Pengembangan Partai Fase Kedua Angkatan ke-VI yang diikuti ratusan kader asal Jawa Timur dan Gorontalo.
Pembukaan berlangsung di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (21/8), dan dibuka langsung Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa.
Hadir pula Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Siti Nurbaya, serta jajaran DPP dan DPW Partai NasDem.
Dalam sambutannya, LMA menyampaikan bahwa ‘naik kelas’ bagi Partai NasDem harus diwujudkan melalui organisasi yang semakin solid, kader berkualitas, anggota dewan yang produktif, serta struktur yang aktif.
“Naik kelas bagi organisasi kita semakin solid, kader kita semakin berkualitas, anggota dewan semakin produktif, struktur semakin aktif, dan seluruh gerakan politik kita semakin terukur serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata LMA yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu.
LMA kemudian menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai budaya politik Partai NasDem, khususnya di Jawa Timur.
“Karena itu saya ingin menekankan satu hal penting, kedisiplinan. Kedisiplinan harus menjadi budaya politik Partai NasDem, khususnya di Jawa Timur. Kader harus disiplin. Disiplin waktu, disiplin organisasi, disiplin menjalankan keputusan partai, disiplin turun ke masyarakat, disiplin memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata dia.
Legislator asal Dapil Jawa Timur I yang meliputi Sidoarjo dan Surabaya itu juga mengingatkan kader agar tidak hanya aktif ketika momentum Pemilu semakin dekat. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kehadiran kader secara konsisten.
“Jangan hanya disiplin pada saat mendekati pemilu karena rakyat tidak butuh lima tahun sekali tapi rakyat butuh kita hadir setiap hari,” demikian kata LMA.
(WH/AS)
0 Komentar