JAKARTA (30 Oktober): Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino berharap cabang olahraga akuatik mampu membawa Jakarta meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini, bukan hanya mengandalkan perekrutan atlet dari luar daerah.
“Harapan besar, mudah-mudahan cabang akuatik pada PON mendatang menjadi bagian kontribusi menuju Jakarta menjadi juara umum,” kata Wibi, usai menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia DKI Jakarta periode 2026–2030, di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/10).
Wibi mengatakan, target juara umum perlu diiringi sistem pembinaan yang berkelanjutan agar Jakarta mampu melahirkan atlet berprestasi dari potensi yang dimiliki daerah sendiri. “Kita jangan berpikir hanya untuk membajak atlet dari luar. Bagaimana pembinaan itu juga berlangsung dari usia dini,” ujar Wibi.
Menurutnya, pembinaan atlet perlu melibatkan berbagai unsur, termasuk sektor pendidikan dan olahraga. Ia menilai, keberadaan unsur pemerintah di bidang tersebut dalam struktur pertimbangan organisasi dapat menjadi peluang untuk memperkuat pembinaan sekaligus membentuk karakter anak sejak dini melalui olahraga.
Wibi juga menilai, pencapaian prestasi tidak cukup hanya ditentukan oleh kemampuan atlet saat bertanding. Kesiapan fisik, pengelolaan kesehatan, serta manajemen dan dukungan terhadap atlet perlu dipersiapkan secara terencana agar mereka dapat tampil optimal dalam kompetisi.
Terkait fasilitas, Wibi menilai, sarana olahraga akuatik yang tersedia di Jakarta telah memenuhi standar internasional. Karena itu, menurutnya, perhatian selanjutnya perlu diarahkan pada optimalisasi fasilitas yang ada dan penguatan pembinaan atlet secara menyeluruh.
“Bagaimana fasilitas yang ada ini dioptimalkan dan melakukan pembibitan dari awal, dan juga manajemen daripada atlet-atlet kita, pengelolaan kesehatan atlet-atlet kita, sehingga nanti ketika kita bertanding di PON, atlet-atlet kita dalam keadaan prima,” imbuhnya. (FM/AS)
0 Komentar