CANBERRA (30 Oktober): Delegasi Partai NasDem, Rio Yotto, Head Aplikasi dan Cyber Security DPP Partai NasDem, dan Tantri Moerdopo, Sekretaris Jenderal Garnita Malahayati NasDem, berdialog dengan sejumlah pejabat dan penasihat senior pemerintahan Australia di Australian Parliament House, Canberra, Kamis (29/10). Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian program Progressive Campaign Insight 2026 yang diselenggarakan Australian Labor International (ALI).
Memasuki hari keempat, Rio dan Tantri berkesempatan untuk berdiskusi dengan Deputy Director of Communications Joshua Lloyd yang juga adalah penasihat komunikasi Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. Dialog tersebut membuka ruang pertukaran perspektif mengenai komunikasi pemerintahan dan pengelolaan pesan politik dalam dinamika demokrasi.
Agenda berlanjut dengan diskusi bersama dua penasihat Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, yakni John Olenich (Principal Adviser) dan Pat Ingle (Special Adviser untuk Asia Tenggara). Pertemuan ini memperluas perspektif delegasi mengenai diplomasi, hubungan internasional, serta kepentingan strategis Australia di kawasan Asia Tenggara.
Selain berdialog dengan para penasihat pemerintahan, delegasi Partai NasDem juga mengikuti rangkaian pertemuan yang melibatkan Claudia Crawford (Staf Menteri Industri Pertahanan dan Urusan Kepulauan Pasifik Pat Conroy serta Kepala Staf Menteri Keuangan Jim Chalmers).
Kegiatan tersebut turut menghadirkan jajaran Labor Caucus Support Unit beserta tim dari Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia Don Farrell.
Interaksi dengan lingkungan pemerintahan dan parlemen Australia juga berlangsung melalui dialog bersama sejumlah anggota parlemen, di antaranya Ash Ambihaipahar MP, Patrick Gorman MP, dan Zhi Soon MP.
Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi delegasi untuk bertukar pandangan mengenai praktik politik, kerja parlemen, dan dinamika demokrasi Australia.
Salah satu agenda yang memberikan perspektif tersendiri adalah kunjungan ke Press Gallery di Australian Parliament House. Di lokasi tersebut, delegasi melihat secara langsung lingkungan kerja para jurnalis yang meliput aktivitas pemerintahan dan parlemen Australia.
Pengalaman ini memperlihatkan bagaimana komunikasi politik, proses pengambilan kebijakan, pengawasan parlemen, dan kerja jurnalistik berinteraksi dalam satu ekosistem demokrasi. Relasi antarelemen tersebut menjadi bagian penting dalam memahami bagaimana informasi pemerintahan disampaikan, kebijakan diperdebatkan, dan aktivitas politik diberitakan kepada publik.
Program Progressive Campaign Insight 2026 juga mempertemukan delegasi dari sejumlah negara, termasuk Malaysia, Thailand, Filipina, Timor-Leste, dan Papua Nugini. Keberagaman latar belakang peserta membuka ruang pertukaran pengalaman sekaligus memperluas jejaring lintas negara mengenai praktik politik dan komunikasi publik.
Bagi delegasi Partai NasDem, rangkaian kegiatan di Canberra tidak hanya menjadi kesempatan untuk bertemu dengan pejabat pemerintahan dan anggota parlemen Australia. Pengalaman tersebut juga memberikan bahan pembelajaran mengenai keterkaitan antara strategi politik, komunikasi pemerintahan, diplomasi, dan media dalam praktik demokrasi.
Pembelajaran lintas negara ini diharapkan dapat memperkaya perspektif delegasi dari Partai NasDem dalam menjalankan peran masing-masing di Partai, terutama dalam memahami perkembangan komunikasi politik dan membangun kapasitas organisasi yang adaptif terhadap perubahan lanskap politik serta media. (NS/AS)
0 Komentar