Eva Rataba Soroti Transparansi Penerimaan Mahasiswa Baru

MAKASSAR (13 April): Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba, menyoroti sistem Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2026 yang dinilai belum sepenuhnya adil dan transparan, menyusul banyaknya keluhan masyarakat.

“Banyak curhatan dari anak-anak. Mereka berharap seleksi ini bisa lebih adil, transparan, dan berintegritas,” ujar Eva saat kunjungan kerja di Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/4/2026).

Ia mengungkapkan, sejumlah calon mahasiswa merasa kecewa karena proses seleksi dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan nilai yang sebenarnya.

“Ada yang merasa nilai rapornya dipermainkan. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Selain itu, Eva menekankan bahwa proses seleksi tidak seharusnya hanya bertumpu pada nilai akademik semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek karakter dan potensi calon mahasiswa.

“Seleksi jangan hanya melihat angka, tapi juga karakter dan semangat belajar. Banyak yang sudah berusaha keras, tapi tetap tidak lulus,” katanya.

Tak hanya soal seleksi, legislator Fraksi Partai NasDem itu juga menyoroti standar biaya pendidikan tinggi yang dinilai harus lebih berpihak pada kondisi ekonomi masyarakat.

“Penyusunan biaya pendidikan harus proporsional dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat di daerah 3T,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar biaya kuliah tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Jangan sampai biaya menjadi tembok penghalang. Harus jadi jembatan bagi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (dpr.go.id/*)

Add Comment