Rifqinizamy: Bank Daerah Harus Jadi Pilar Utama Pembangunan
AMBON (17 April): Ketua Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan peran strategis Bank Maluku Malut sebagai pilar utama dalam mendorong pembangunan dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Menurutnya, bank daerah memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi melalui fungsi intermediasi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.
“Bank Daerah harus mampu memberikan proteksi kepada masyarakat kecil, intinya adalah proses pengajuan harus mudah dan murah yang terproteksi, sehingga masyarakat daerah benar-benar bisa merasakan langsung dampak implementasi langsung dari bank tersebut,” ujar Rifqi, sapaan Rifqinizamy, di Kantor Bank Maluku Malut, Ambon, Kamis (16/4/2026).
Ia menekankan, optimalisasi kinerja BUMD, khususnya Bank Maluku Malut, menjadi salah satu kunci dalam memperkuat pembiayaan pembangunan di berbagai sektor.
Tidak hanya itu saja, dirinya mengingatkan Bank Maluku Malut tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi turut aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Legislator NasDem Dapil Kalsel I itu pun mendorong Bank Maluku Malut untuk terus memperkuat inovasi, terutama melalui digitalisasi layanan serta dukungan terhadap sektor produktif daerah, agar mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Maluku.
“Banyak bank daerah yang fokus pada proses pengajuan kredit terhadap pegawai-pegawai daerahnya, sehingga yang harus kita dorong adalah proses transformasi agar mereka bisa lebih berkembang sehingga proteksi yang kita berikan nantinya juga tidak sia sia,” tandasnya. (dpr.go.id/*)