PALANGKA RAYA (6 Mei): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai menggulirkan program ketahanan pangan internal. Program tersebut difokuskan pada penguatan kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan rumah tangga.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, langkah itu diambil sebagai respons terhadap berbagai dinamika ekonomi, mulai dari ketersediaan bahan bakar hingga kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Iduladha.
“Kondisi ekonomi saat ini membutuhkan langkah nyata yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Faridawaty yang juga Wakil Ketua DPRD Kalteng itu kepada awak media di Kantor DPW Partai NasDem Kalteng, Kota Palangka Raya, Selasa (5/5).
Menurut dia, tekanan ekonomi diperkirakan meningkat menjelang hari raya karena konsumsi masyarakat yang ikut naik. Ia menilai, kenaikan harga tidak hanya berpotensi terjadi pada bahan bakar, tetapi juga kebutuhan lain.
“Tidak hanya bahan bakar, harga roti dan kebutuhan lainnya juga berpotensi naik menjelang hari raya. Karena itu, kita mulai program ketahanan ini dari internal terlebih dahulu,” ujarnya.
Faridawaty menjelaskan, program tersebut dirancang sebagai langkah sederhana dengan dampak langsung bagi keluarga. Melalui program itu, setiap keluarga didorong memanfaatkan lahan yang tersedia, baik di pekarangan rumah maupun lahan kosong untuk menanam tanaman produktif dalam skala kecil.
Ia berharap, program ketahanan pangan internal itu dapat membantu masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga di tengah ketidakpastian ekonomi.
“Melalui program ini, NasDem Kalteng berharap masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga. Upaya ini juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi yang masih terus berlangsung,” kata Faridawaty.
(WH/AS)
0 Komentar