Home / Berita / Berita
Berita

Usut Dugaan Eksploitasi Dokter Internship di Jambi

📅 09 Mei 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (9 Mei): Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, mengatakan meninggalnya dokter internship di Jambi, dr Myta Aprilia Azmi, bukan sekadar kelalaian, tetapi diduga akibat beban kerja berlebihan yang mengarah pada praktik kerja paksa.

“Ini sudah bukan sekadar kelalaian, tapi sudah ‘perbudakan’ jatuhnya dan wajib dibawa ke jalur hukum,” kata Irma, Jumat (8/5/2026).

Irma mengatakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya telah menyampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR bahwa dokter internship wajib mendapatkan jadwal kerja yang sesuai agar tidak mengganggu kesehatan. Selain itu, dokter internship juga wajib memperoleh insentif.

Namun, Irma mengaku belum mengetahui apakah kebijakan tersebut telah dituangkan dalam surat edaran resmi kepada rumah sakit. Menurutnya, pengawasan terhadap kepatuhan rumah sakit harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami belum mendapat laporan apakah beliau juga mengeluarkan surat edaran terkait hal tersebut. Karena tingkat kepatuhan rumah sakit harus dikontrol agar kejadian serupa tidak terjadi,” ujarnya.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu juga mempertanyakan fungsi dokter pembimbing dan manajemen rumah sakit dalam mengawasi dokter internship.

Menurutnya, jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran jam kerja, maka harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

“Jika hasil investigasi tersebut benar maka harus ada yang bertanggung jawab dan wajib dibawa ke jalur hukum karena sudah terjadi korban jiwa,” tegasnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumatra Selatan II itu menegaskan perlu ada sanksi pidana apabila terbukti terjadi pelanggaran yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Ia berharap kasus tersebut menjadi peringatan bagi rumah sakit dan dokter pembimbing agar tidak mengabaikan kesehatan serta batas jam kerja dokter internship. (*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *