JAKARTA (24 Agustus): Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Charles Meikyansah, menyoroti pentingnya kedaulatan pembentukan harga komoditas strategis Indonesia melalui kehadiran bursa mineral dan komoditas strategis yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hal itu disampaikan Charles saat memberikan tanggapan terhadap calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK di Ruang Rapat Komisi XI, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026).
Charles menilai, kedaulatan pasar untuk kemakmuran rakyat menjadi gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Meskipun, terdapat sejumlah tantangan utama yang harus dijawab melalui pembentukan bursa.
Salah satunya adalah memastikan Indonesia memiliki kedaulatan dalam menentukan harga acuan komoditas strategis.
“Tantangan utama yang juga disampaikan oleh Presiden ketika bertemu dengan DPR, yaitu soal kedaulatan pembentukan harga,” ujar Charles.
Ia menjelaskan, selama ini harga acuan sejumlah komoditas strategis Indonesia masih banyak terbentuk di luar negeri. Kondisi tersebut dinilai perlu dibenahi agar Indonesia sebagai negara penghasil komoditas memiliki posisi yang lebih kuat dalam menentukan harga.
“Bagaimanapun juga harga acuan komoditas strategis Indonesia yang tadi Bapak sudah nyatakan masih terbentuk di luar negeri,” ungkap Charles.
Untuk itu, ia berharap kehadiran bursa mineral dan komoditas strategis tidak sekadar menjadi tempat transaksi, tetapi menjadi instrumen untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menentukan harga komoditas strategis sekaligus memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat.
Kedaulatan pasar, lanjut dia, harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kepentingan ekonomi nasional.
“Harapannya dengan adanya bursa ini kita berharap kita semua yang akan menentukan ini semua,” pungkasnya. (safa/*)
0 Komentar