LAMPUNG (24 Agustus): Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nessy Kalvia, mengapresiasi gerak cepat Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.
Nessy mengatakan keberhasilan memadamkan karhutla dan mencegah api meluas merupakan kabar baik bagi kelestarian kawasan hutan Way Kambas. Menurutnya, respons cepat seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran.
“Alhamdulillah, api sudah berhasil dipadamkan. Saya mengapresiasi gerak cepat Pangdam XXI/Radin Inten dan Gubernur Lampung dalam merespons situasi ini. Kecepatan mengambil keputusan dan mengerahkan kekuatan sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas,” kata Nessy dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Legislator NasDem dari Dapil Lampung II yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat itu, secara khusus mengapresiasi langkah Pangdam XXI/Radin Inten yang menambah kekuatan personel untuk membantu penanganan kebakaran di lapangan.
Menurutnya, pengerahan tambahan prajurit menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam membantu penanganan bencana sekaligus memperkuat upaya melindungi kawasan konservasi.
“Langkah Pangdam menambah personel patut diapresiasi. Para prajurit turun langsung menghadapi kondisi lapangan yang tidak mudah. Kehadiran mereka memperkuat upaya pemadaman dan membantu memastikan api tidak semakin meluas,” ujarnya.
Nessy juga mengapresiasi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang turun langsung memantau penanganan kebakaran dan memastikan koordinasi antarpihak berjalan.
“Pak Gubernur menunjukkan kepemimpinan yang baik dengan turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memastikan seluruh unsur bergerak. Dalam situasi bencana, kehadiran pemimpin di lapangan sangat penting untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif,” kata Nessy.
Selain Pangdam dan Gubernur, Nessy turut mengapresiasi Kapolda Lampung beserta jajaran, pemerintah daerah, pengelola Taman Nasional Way Kambas, BPBD, petugas pemadam, TNI-Polri, relawan dan masyarakat yang bersama-sama berjuang menangani kebakaran.
“Apresiasi tentu untuk semua pihak. Ada Pangdam yang memperkuat personel, Gubernur yang memastikan koordinasi, Kapolda dan jajaran, petugas, relawan serta masyarakat yang berjibaku langsung di lapangan. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama,” ujarnya.
Nessy memberikan penghargaan khusus kepada para relawan yang berada di garis depan penanganan. Menurutnya, para relawan telah bekerja dalam kondisi yang tidak mudah, menghadapi panas, asap dan medan berat untuk membantu memadamkan api.
“Jangan lupakan para relawan. Mereka adalah garda terdepan yang bekerja dengan penuh keberanian dan kepedulian. Perjuangan mereka ikut menjaga hutan dan kawasan konservasi Way Kambas patut kita apresiasi setinggi-tingginya,” tegas Nessy.
Menurut Nessy, keberhasilan memadamkan karhutla memiliki arti penting karena Way Kambas merupakan kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi dan menjadi habitat berbagai satwa.
“Yang paling penting, api berhasil dipadamkan dan kita bisa mencegah kebakaran meluas semakin jauh. Ini tentu menjadi kabar baik bagi kelestarian hutan, ekosistem dan satwa di Way Kambas,” katanya.
Meski api telah berhasil dipadamkan, Nessy mengingatkan agar kewaspadaan tidak diturunkan. Ia meminta pemantauan dan penyisiran tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali muncul.
“Api boleh padam, tetapi kewaspadaan jangan ikut padam. Setelah ini pengawasan, penyisiran dan pencegahan harus tetap dilakukan. Kita ingin kawasan hutan yang sudah berhasil dijaga dari perluasan kebakaran ini tetap aman,” ujar Nessy.
Sebagai anggota Komisi VIII DPR, Nessy menilai penanganan karhutla Way Kambas menjadi contoh penting bahwa kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor sangat menentukan dalam menghadapi bencana.
“Ini pelajaran penting bahwa ketika semua bergerak cepat dan bersama-sama, kita bisa mencegah dampak yang lebih besar. Terima kasih kepada Pangdam, Gubernur, Kapolda, seluruh prajurit, petugas, relawan dan masyarakat yang telah berjuang menjaga Way Kambas,” pungkas Nessy. (imam setiawan/*)
0 Komentar