JAKARTA (26 Oktober): Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rajiv, meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemadaman, pencegahan, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar aturan.
“Penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada pemadaman api. Pemerintah dan aparat penegak hukum juga harus memastikan pencegahan berjalan efektif serta memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melanggar aturan,” kata Rajiv dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Rajiv mengapresiasi keterlibatan Polri dalam penanganan karhutla, termasuk penyelidikan terhadap sejumlah korporasi yang diduga berkaitan dengan terjadinya kebakaran. Menurut dia, perkembangan penyelidikan tersebut perlu menjadi bagian dari evaluasi penanganan karhutla di Komisi IV DPR RI.
“Saya mengapresiasi langkah Polri yang turut terlibat dalam penanganan karhutla, termasuk menyelidiki sejumlah korporasi yang diduga berkaitan dengan terjadinya kebakaran. Data dan perkembangan penyelidikan ini akan kami bawa ke dalam rapat Panja Karhutla Komisi IV DPR RI untuk menjadi bahan evaluasi bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Komisi IV DPR RI membutuhkan data dari aparat penegak hukum untuk mencocokkan informasi penyelidikan dengan data yang dimiliki DPR. Hal itu dinilai penting untuk memastikan penanganan karhutla berjalan serius dan terkoordinasi.
“Nanti datanya kami dari Komisi IV DPR butuh disuplai sehingga bisa mencocokkan dengan data-data yang ada. Kami ingin memastikan penanganan karhutla berjalan serius, baik dari sisi pemadaman, pencegahan, maupun penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar,” tutur Rajiv.
Selain penegakan hukum, Rajiv menekankan pentingnya penguatan sistem pemantauan dan koordinasi antarpihak untuk mencegah kebakaran meluas. Menurut dia, deteksi dini menjadi salah satu aspek penting agar potensi karhutla dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
“Dengan sistem pemantauan yang lebih kuat dan koordinasi yang efektif, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui sebelum meluas,” pungkasnya. (*)
0 Komentar