BANDUNG (5 Agustus): Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengimbau masyarakat untuk aktif memperbarui data kelompok desil atau tingkat kesejahteraan agar penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah dapat berjalan tepat sasaran, adil, dan merata.
Imbauan tersebut disampaikan Rajiv saat menggelar silaturahmi dengan masyarakat Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, dalam kegiatan reses, Rabu (29/7/2026).
Dalam sambutannya, Rajiv meminta warga yang merasa layak menerima bantuan agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memperbarui status desilnya.
Menurut Rajiv, pembaruan data menjadi salah satu syarat penting dalam penentuan penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni milik masyarakat berpenghasilan rendah.
“Yang PIP ubah desilnya, minta sama kades ubah. Supaya dapat BSPS. Karena semua program ada perubahan desil, coba di-upgrade desilnya,” ujar Rajiv.
Rajiv menjelaskan, pemerintah kini semakin ketat dalam menetapkan penerima bantuan sosial dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Prioritas penerima bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan program sosial lainnya, diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam Desil 1, Desil 2, dan Desil 3. Sebagian program masih mengakomodasi Desil 4, sedangkan masyarakat yang tercatat pada Desil 5 hingga Desil 10 tidak lagi menjadi prioritas penerima bantuan.
Menurut Rajiv, apabila kondisi ekonomi masyarakat berubah tetapi data belum diperbarui, warga yang sebenarnya berhak menerima bantuan berpotensi tidak memperoleh haknya karena masih tercatat pada kelompok desil yang lebih tinggi.
Oleh karena itu, Rajiv mengajak masyarakat untuk proaktif mendatangi Kantor Desa maupun mengikuti Musyawarah Desa (Musdes) guna melaporkan kondisi ekonomi terkini.
Selanjutnya, aparatur desa bersama pemerintah kecamatan dapat melakukan proses verifikasi dan validasi (verivali) sebelum data diperbarui ke dalam sistem pemerintah pusat.
Melalui pembaruan data tersebut, Rajiv berharap masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial dan BSPS, sehingga penyalurannya semakin tepat sasaran. (gema/*)
0 Komentar