NasDem Minta Pemerintah Serius Cetak Sawah

0

KALTENG (10 Oktober): Partai NasDem meminta pemerintah serius menindaklanjuti program cetak sawah di seluruh kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Permintaan tersebut disampaikan Hamdhani, anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem. Sia mengemukakan itu saat menghadiri panen perdana di areal percetakan sawah di Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sabtu (8/10).

“Timbunan kayu yang menjadi galangan kerap dikeluhkan petani karena menjadi sarang hama, terutama tikus,” ujarnya.

Menurut Hamdhani, hasil cetak sawah di seluruh daerah di Kalimantan Tengah secara umum cukup baik. Namun, kondisi lahan gambut yang dipenuhi sisa kayu harus dibersihkan dengan cara ditimpuk. Yaitu kayu disingkirkan dengan alat berat atau tenaga manusia ke tepian petak-petak sawah sehingga membentuk galangan.

“Biasanya masyarakat membersihkan sisa-sisa kayu tersebut dengan cara membakar. Tapi kan untuk menghindari bencana kabut asap, pemerintah tegas melarang petani membakar lahan,” tuturnya.

Larangan membakar lahan tersebut menjadi persoalan utama yang kini dikeluhkan petani. Sebab, tanpa proses membakar kondisi lahan yang ditanam menjadi tidak optimal.

“Presiden Jokowi sudah menginstruksikan larangan pembakaran lahan. Kita sudah tahu alasannya adalah demi mencegah bencana asap yang membuat susah kita semua,” tegasnya.

Hamdhani kembali menegaskan agar keluhan petani ke pemerintah pusat melalui Komisi IV DPR guna mencari solusi yang tepat. Sebab kayu-kayu tersebut sebenarnya bisa disingkirkan dari petak-petak sawah dengan alat berat. Tetapi dibutuhkan biaya cukup besar di luar kemampuan petani.

Pada hari yang sama, bersama Bupati Seruyan Sudarsono, Hamdhani juga menyerahkan belasan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 11 kelompok tani Kabupaten Seruyan. Bantuan tersebut diharapkan bisa memudahkan para petani mengolah lahannya dengan maksimal.*

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: