NasDem Jambi Tetap Tunggu Hasil Survei

0

JAMBI (24 April): NasDem Jambi tetap akan menunggu hasil survei untuk menentukan calonnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Survei akan menjadi dasar penetapan dukungan. Melalui survey itulah Dewan Pimpinn Pusat (DPP) NasDem memutuskan ke mana NasDem akan berlabuh.

Hal tersebut disampaikan Ketua NasDem Jambi, Agus Roni dalam Rapat Koordinasi DPW, DPD Partai NasDem Kabupaten/Kota se-Jambi yang digelar di Kabupaten Sarolangun, Jambi, Sabtu (22/04).

“Kita ingin survey dulu. Nanti baru dilihat hasilnya dan diusulkan ke DPP,” ujarnya Roni.

Lebih jauh Roni juga menyebutkan, untuk kepastian pelaksanaan Survei saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari DPP. Termasuk kepastian pelaksaan penjaringan calon kepala daerah.

“Kita masih menuggu petunjuk DPP. Termasuk pelaksaan survey dan penjaringan calon,” ucapnya.

Menghadapi penjaringan yang bakal dilakukan di Kerinci, Merangin dan Kota Jambi, NasDem memastikan partainya tanpa mahar. Komitmen itu telah dilakukan NasDem sejak Pilkada jilid I 2015 lalu.

“NasDem tanpa mahar, kita pastikan itu. Pilkada kemarin juga demikian, itu sudah perintah dari pusat,” tegas Roni.

Menanggapi soal kandidat, Agus Roni mengatakan sampai saat ini sudah ada beberapa kandidat yang membuka komunikasi dengan NasDem. Tapi dirinya enggan membeberkan siapa saja calon yang intens berkomunikasi untuk mendapatkan perahu NasDem.

“Sudah ada, calon yang maju di Pilwako juga banyak. Tapi tunggu dulu, waktunya masih jauh, lagian komunikasi itu biasa-biasa saja,” kilahnya.

Meskipun demikian, NasDem terbuka dengan semua kandidat. Menurutnya, semua calon memiliki hak yang sama dan berpeluang mendapatkan dukungan NasDem.

“Saya katakan, semua memiliki peluang yang sama. Tidak ada yang kita istimewakan, karena NasDem memiliki mekanisme sendiri,” ucapnya.

Roni mengaku saat ini partainya masih fokus dengan penjarigan Bacaleg dan persiapan menghadapi verifikasi KPU. Konsolidasi terus dilakukan ke daerah dengan digelar secara meraton.

“Sekarang kita fokus dulu dengan penjaringan Bacaleg. Kemudian memperkuat internal untuk verifikasi KPU,” tutupnya.(*)

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: