Surya Paloh Shalat Ied di Masjid Nusiah Daud Paloh

0

JAKARTA (25 Juni): Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melakukan ibadah Shalat Iedul Fitri 1438 Hijriah di Masjid Nursiah Daud Paloh, Komplek Metro TV Jalan Pilar Mas Raya, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta, Minggu (25/06). Surya datang pada pukul 6.30 dengan mengenakan baju putih dan peci hitam. Hadir pula Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong.

Surya shalat bersama puluhan masyarakat. Bertindak sebagai imam dalam ibadah shalat idul fitri adalah Ustaz Royani. Adapun Khatib dalam shalat idul fitri Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie. Dalam ceramahnya, pria yang pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyampaikan ceramah bertema mengenai ramadan dan kerukunan bagi bangsa dan negara.

“Bangsa kita ditakdirkan oleh Allah sangat majemuk. Bangsa paling plural di dunia. Mendiami 17 ribu pulau dengan ratusan suku dan ribuan bahasa dipersatukan dengan bahasa Indonesia,” ujarnya kepada jamaah yang hadir.

Lebih lanjut, Jilmy mengatakan demokrasi telah membuka keran bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat bagi segenap bangsa. Tetapi seiring itu, muncul ketegangan dan gejala disharmonisasi, ketidakadilansosial yang makin melebar. Untuk itu dia mengingatkan pentingnya memegang teguh kerukunan hidup antar umat.

“Mana mungkin Indonesia maju kalau tidak bersatu. Mana mungkin kita bersatu kalau ketimpangan dan ketidakadilan sosial-ekonomi ada dimana-mana. Karenanya kebebasan, keadilan dan kerukunan harus seimbang,” tegasnya, seperti dikutip dari mediaindonesia.com.

Bangsa Indonesia, ujar Jimly merupakan bangsa yang besar. Oleh karena itu, jangan sampai bercerai-berai. Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Indonesia itu menyampaikan konstitusi sebagai perjanjian yang dibuat oleh para pemimpin bangsa harus dihormati seluruh bangsa Indonesia.

“Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 adalah referensi kita dalam berbangsa, maka jangan kita rusak kesepakatan itu,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jimly juga mengingatkan Indonesia mempunyai sumber daya manusia yang besar dan potensi sumber daya alam.

“Agar bisa bersaing dengan bangsa lain manusia Indonesia harus meningkatkan kualitasnya mencapai kualitas rata-rata dunia,” tutupnya.(*)

Leave a Reply

%d bloggers like this: