SURABAYA (8 Agustus): DPW Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) menyiagakan ambulans gratis khusus untuk pasien maupun jenazah yang terpapar Covid-19 sebagai wujud kepedulian di tengah pandemi.
"Ada lima unit ambulans disiapkan untuk membantu warga yang membutuhkan," ujar Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi di sela peluncuran ambulans di Kantor NasDem Jatim di Surabaya, Jumat (6/8).
Layanan fasilitas tersebut, kata dia, sengaja dikhususkan untuk membawa pasien dan jenazah yang terkonfirmasi Covid-19.
"Bukan tidak mau melayani yang non-Covid-19, tapi ambulans untuk pasien Covid-19 memang tidak bisa dicampur. Kami utamakan yang Covid-19 dulu. Mudah-mudahan ke depan kami bisa melayani semuanya," ucapnya.
Sebanyak lima mobil ambulans yang disediakan Partai NasDem Jatim, rinciannya tiga unit ditempatkan di Sidoarjo, Bangkalan, dan Gresik, kemudian dua unit disiagakan di Surabaya.
Sosok yang akrab disapa Bunda Jeannette tersebut kembali menegaskan bahwa ambulans bisa dipakai untuk membawa jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 tanpa dipungut biaya apapun.
"Karena ini gratis, maka keluarga pasien tidak perlu membayar uang bensin atau uang tol. Semuanya gratis dan tidak perlu sungkan. Ini adalah tanggung jawab sosial kami," tuturnya.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, kata Jeannette, Partai NasDem Jatim tak hanya memberi fasilitas ambulans, tapi juga membekali tim terlatih secara teknis dan medis.
Bagi yang membutuhkan ambulans tersebut, warga bisa menghubungi langsung call center Partai NasDem di nomor 08184211919 (untuk wilayah Surabaya), 081215671919 (Bangkalan), 082296261919 (Gresik) dan 081228601919 (Sidoarjo).
"Di call center Partai NasDem sudah ada operator yang memastikan apakah masih ada mobil ambulans yang beroperasi atau tidak. Nantinya operator akan memberikan kepastian, sebab di tim kami juga ada lima orang khusus memantau pergerakan mobil ambulans itu," ungkap Jeannette.
Selain itu, Jeannette menjelaskan fasilitas mobil ambulans gratis ini rencananya akan beroperasi selama tiga bulan. Setelah itu akan dilakukan evaluasi ulang dan jika kasus Covid-19 melandai, maka mobil ambulans tidak lagi dioperasikan.
"Tetapi kalau kasusnya masih meningkat, tetap akan dipakai sesuai evaluasi. Yang jelas kami berharap agar kasus Covid-19 ini bisa cepat selesai," ujar Jeannette.
Ketua Satgas Covid-19 Partai NasDem Jatim, Warsito memaparkan sebanyak 20 kader dilibatkan, bahkan dilatih secara khusus oleh tim Satgas Covid-19 dari RSUD Dr Soetomo Surabaya dalam membawa pasien sesuai dengan standar operasional prosedur.
"Semua sudah terlatih. Ada sopir ambulans, ada yang membantu sopir, serta tenaga kesehatan. Kami benar-benar tidak sembarangan dan semua dibekali alat pelindung diri," kata dia.(medcom/*)
0 Komentar