NasDem tidak Mungkin dan tidak akan Dijual

JAKARTA (15 April): Anggota DPR RI yang juga Ketua DPW NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Subardi, menilai pemberitaan Majalah Tempo yang menyebut Partai NasDem akan diambil alih institusi lain sangat tidak benar. Subardi menilai informasi itu tidak mencerminkan produk pers yang berkode etik karena tidak berimbang dan tidak sesuai fakta. Informasi yang disajikan Tempo sangat tendensius dan menyerang sisi personal Surya Paloh.

“Tempo berkali-kali menyerang NasDem dan Ketum Surya Paloh. Itu tidak benar dan tidak akurat, sehingga tidak bisa disebut sebagai produk pers,” kata Subardi, Senin, (13/4/2026).

Dalam laporan Tempo edisi Senin (13/4/2026) seluruh narasi yang disajikan menyatakan Surya Paloh babak belur mengurus NasDem sehingga ada upaya untuk merger dengan partai lain. Menurut Subardi, informasi itu dinilai ingin menjatuhkan marwah Partai NasDem karena nyaris tidak ada narasi keberimbangan.

“Informasinya tendensius ingin menjatuhkan marwah Partai. Surya Paloh is NasDem. Itu sudah mutlak. Tidak mungkin NasDem dijual atau diambil alih,” tegasnya.

Tempo juga mengulas fenomena yang terjadi pada Partai NasDem merupakan cermin rapuhnya partai personal. Subardi menyebut, Tempo tidak menilai NasDem secara proporsional sebagai institusi yang menjaga pilar demokrasi.

Padahal, NasDem konsisten berjuang menghadirkan demokrasi yang sehat. Terbukti pada Pemilu 2024, meski dengan berbagai upaya penjegalan, NasDem tetap tegak, mendapat kenaikan suara menjadi 14.660.516 suara atau 9,6%.

“Kita bisa lihat kiprah Partai NasDem saat Pemilu 2024. Bagaimana NasDem menghadirkan demokrasi berkualitas meski dijegal sana sini. Sayangnya Tempo tidak melihat itu. Mereka lebih suka sensasi,” terangnya.

Meski demikian, Subardi menyerukan kepada kader Partai NasDem agar tidak emosional. Terkait tuduhan bahwa banyak kader yang lompat ke partai lain, menurut Subardi hal itu tidak berdampak pada kondisi struktural.

“Situasi internal tetap solid. Struktur dan mesin partai tetap utuh. Kita punya militansi yang kuat dan itu sudah teruji,” pungkasnya. (NK/*)

Add Comment