Home / Berita / Berita
Berita

Suspend Dapur MBG di Jaktim yang Sebabkan 252 Siswa Keracunan

📅 11 Mei 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (11 Mei): Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, meminta evaluasi total terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta Timur (Jaktim) setelah 252 siswa diduga mengalami keracunan seusai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Irma menyoroti lemahnya pengawasan tiga pekerja Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditempatkan di SPPG atau dapur MBG tersebut.

“BGN seharusnya check and recheck, jangan percaya begitu saja. Makanya saya minta 3 SDM dari BGN yang ada di SPPG harus dievaluasi. SPPG akan profesional jika 3 pekerja BGN yang ada di SPPG berfungsi sesuai tanggung jawab,” kata Irma, Minggu (10/5/2026).

Irma juga mempertanyakan fungsi ahli gizi di setiap SPPG, terutama terkait menu pangsit tahu yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa mengalami gejala keracunan.

“Kan ada ahli gizi? Pangsitnya bikin sendiri atau beli? Harus ada investigasi ini,” ujar legislator Partai NasDem Dapil Sumatra Selatan II itu.

Pengawasan SPPG di sejumlah daerah mulai membaik setelah BGN melakukan suspend terhadap dapur yang melanggar standar. Karena itu, Irma mendesak agar SPPG di Jakarta Timur juga dihentikan sementara operasionalnya.

“Sebetulnya di daerah-daerah justru sudah mulai membaik, seiring dilakukannya suspend pada SPPG yang nakal juga yang tidak sesuai standard. Yang di Jaktim harus suspend!,” tegasnya.

Irma turut menyinggung belum optimalnya kerja sama antara BGN dan BPOM dalam pengawasan keamanan pangan. Ia bahkan menyoroti dugaan praktik jual-beli sertifikat laik higienis.

“Di awal saya sudah bicara ke BGN, kerja sama dengan BPOM sangat penting terkait dengan pangan aman. Infonya sudah MoU tapi ternyata sampai saat ini masih belum terealisasi juga. Demikian pula dengan sertifikasi laik higienis yang ternyata betul dugaan saya, tidak dilakukan cek ke lokasi tetapi hanya jualan sertifikat doang,” tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala keracunan makanan seusai menyantap menu MBG di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari menu pangsit isi tahu yang disebut memiliki rasa masam. (*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *