SUMEDANG (20 Agustus): Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Nessy Kalviya meminta pemerintah memberi perhatian khusus untuk mempercepat proses pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang, Jawa Barat.
“MAN IC Sumedang masih membutuhkan support pemerintah terkait proses pembangunannya. Saat ini masih menumpang di Asrama Haji Kabupaten Sumedang. Oleh karena itu, bersama pimpinan dan teman-teman Komisi VIII, kami mendorong Kementerian Agama untuk membantu mempercepat proses pembangunan,” ujar Nessy saat kunjungan kerja spesifik Komisi VIII ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026).
Nessy mengungkapkan, siswa MAN IC hingga kini masih menumpang untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Asrama Haji Kabupaten Sumedang. Nessy juga mendesak percepatan pembangunan sekaligus melengkapi fasilitas yang masih dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Percepatan pembangunan menjadi penting agar MAN IC Sumedang segera memiliki lingkungan pendidikan sendiri yang layak dan representatif, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak lagi bergantung pada fasilitas sementara,” ungkapnya.
Selain pembangunan gedung utama, Nessy mengatakan MAN IC Sumedang masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya asrama bagi siswa dan siswi serta masjid.
Menurutnya, ketersediaan tenaga kependidikan juga perlu menjadi perhatian karena jumlahnya saat ini dinilai belum memadai untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan secara optimal.
“Bukan hanya bangunan sekolah yang perlu kita dorong. Fasilitas seperti asrama siswa dan siswi, masjid, kemudian tenaga kependidikan juga perlu diperhatikan agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan optimal,” katanya.
Legislator NasDem dari Dapil Lampung II itu juga mendorong adanya kerja sama antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah setempat untuk mendukung akses jalan menuju kawasan MAN IC Sumedang.
Ia menilai pembangunan fasilitas pendidikan perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur pendukung agar nantinya sekolah dapat berfungsi secara optimal dan mudah diakses oleh siswa maupun masyarakat.
“Kita juga mendorong kerja sama dengan pemerintah daerah untuk akses jalan masuk. Jadi pembangunan ini harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya gedungnya, tetapi juga fasilitas dan akses pendukungnya,” ujar Nessy.
MAN IC Sumedang dibangun di atas lahan seluas 10 hektare yang merupakan hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Kementerian Agama RI. Groundbreaking pembangunan ruang kelas baru telah dilakukan pada 12 Mei 2026 dan pembangunan tersebut mendapat dukungan pembiayaan melalui SBSN Tahun 2026.
“Harapannya, MAN IC Sumedang bisa segera memiliki fasilitas pendidikan yang lengkap dan memadai, sehingga anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tuturnya. (imam setiawan/*)
0 Komentar