JAKARTA (7 September): Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai NasDem, Cheroline Chrisye Makalew, menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kabupaten Manokwari, Papua Barat yang dinilai semakin memprihatinkan.
Ia mengungkapkan hal itu seusai kunjungan langsung ke lokasi sebanyak dua kali selama masa reses tahun ini.
“Dalam masa reses tahun ini saya sudah dua kali turun ke TPA yang ada di Kabupaten Manokwari, dan kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Cheroline dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII dengan Plt Deputi PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup (LH) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Menurut Cheroline, volume sampah di TPA tersebut terus bertambah signifikan dibanding kunjungan pertamanya. “Kemarin saya datang lagi jumlah sampahnya itu sudah lebih dari pada saat yang pertama saya datang,” ungkapnya.
Kondisi tersebut diperparah oleh musim kemarau panjang yang memicu kebakaran berulang di lokasi TPA selama dua hingga tiga bulan terakhir. Kebakaran ini menimbulkan pencemaran udara di sekitar wilayah yang berdekatan dengan kompleks perkantoran Papua Barat.
“Beberapa waktu ini kan terjadi kemarau panjang dan di Dapil saya itu TPA itu sudah terjadi kebakaran kurang lebih 2 sampai 3 bulan dan terakhir kemarin masih ada kebakaran yang menimbulkan pencemaran udara. Kemudian ya puji Tuhan ada hujan sedikit mereda, tetapi setelah hujan panas kembali itu dia punya uap itu luar biasa dan kebetulan TPA ini berada di dekat lingkungan perkantoran Provinsi Papua Barat,” jelasnya.
Untuk itu, ia meminta Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk turun langsung meninjau TPA Manokwari, guna merumuskan langkah konkret penanganan.
“Saya mau meminta kepada Ibu beserta seluruh jajaran pada momen reses yang akan datang berikut, mungkin kita bisa turun bersama-sama untuk melihat langsung TPA tersebut sehingga ada langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” pungkasnya. (safa/*)
0 Komentar