Home / Berita / Berita
Berita

Kapolri Baru Diharapkan Terus Perkuat Profesionalisme dan Integritas Polri

📅 01 Okt 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (1 Oktober): Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Lola Nelria Oktavia mengungkapkan, proses fit and proper test calon Kapolri di Komisi III telah selesai dilaksanakan, setelah mendengarkan pemaparan visi dan misi serta melakukan pendalaman terhadap berbagai hal. Dari situ, Komisi III secara aklamasi menyetujui Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri.

“Bagi kami, proses ini bukan hanya mengenai persetujuan terhadap seorang calon, tetapi juga bagaimana memastikan cal on Kapolri memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas institusi Polri,” ungkap Lola seusai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI Ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Lola juga menyebutkan, dalam proses fit and proper test, Komisi III tidak hanya melihat visi dan misi yang disampaikan calon Kapolri, tetapi juga menggali rekam jejak, pengalaman, integritas, serta komitmen calon terhadap reformasi dan penegakan hukum.

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana seorang calon Kapolri mampu menjaga integritas institusi, memperkuat profesionalisme anggota, serta terbuka terhadap kritik dan evaluasi,” jelas Lola.

Karena kepercayaan publik, tambah Lola, tidak bisa dibangun hanya melalui pernyataan, tetapi harus dibuktikan melalui kinerja dan tindakan nyata dalam menjalankan tugas.

Terkait dengan persoalan yang paling banyak dihadapi masyarakat, seperti pelayanan laporan polisi, penanganan kejahatan, dan perlindungan masyarakat Lola menjelaskan bahwa visi dan misi yang disampaikan sudah memberikan perhatian terhadap persoalan yang memang dirasakan masyarakat.

“Salah satunya adalah bagaimana Polri memberikan kepastian dalam pelayanan laporan masyarakat, meningkatkan transparansi dalam penanganan perkara, serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan rasa aman,” papar Lola.

Dalam kesempatan tersebut, Lola menuturkan, bahwa Calon Kapolri juga menyampaikan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi transformasi Polri melalui konsep ‘Polisi Bersama Masyarakat’.

“Ini tentu perlu diterjemahkan menjadi program yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena masyarakat membutuhkan kepastian bahwa ketika mereka datang ke kantor polisi untuk melaporkan suatu persoalan, mereka mendapatkan pelayanan, laporan ditindaklanjuti, dan proses hukumnya dapat dipantau secara jelas,” papar Lola.

Dengan telah dipilihnya Kapolri yang baru, legislator NasDem dari Dapil Jawa Barat XI itu berharap, kepemimpinan Kapolri ke depan dapat terus memperkuat profesionalisme dan integritas Polri, sekaligus membangun kembali dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, transparan, responsif, dan berkeadilan.

“Tapi Komisi III DPR tentunya akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan komitmen dan program tersebut benar-benar dilaksanakan,” pungkas Lola. (novita/*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *