JAKARTA (13 Oktober): Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya, mengupayakan solusi bagi pemegang Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV) Australia yang menghadapi kendala terkait pengajuan visa. Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi dengan Kedutaan Besar Australia setelah menerima aspirasi para pemegang surat rekomendasi tersebut.
Willy mengatakan, sebelumnya telah bertemu dengan perwakilan Kedutaan Besar Australia, Mr. Roderick Brazier, untuk membahas persoalan yang dihadapi para pemegang SDUWHV. Dalam pertemuan itu, keduanya membicarakan kemungkinan jalan tengah untuk mencari solusi yang dapat diterima oleh pihak-pihak terkait.
“Pemegang recommendation letters itu adalah marwah sebuah negara, karena itu dikeluarkan secara resmi oleh negara. Atas dasar itu, kami berinisiatif dan kemarin diterima oleh Pak Dubes dan saya sampaikan. Pak Dubes juga menyarankan beberapa hal dan akhirnya kami bersepakat untuk kemudian ada jalan tengah, win-win solution dari problem ini,” ujar Willy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Willy menjelaskan, langkah tersebut berawal dari aspirasi para pemegang SDUWHV yang menghubunginya melalui media sosial. Ia kemudian mengundang sejumlah perwakilan mereka untuk berdiskusi di ruang Komisi XIII serta meminta penjelasan dari pihak imigrasi mengenai persoalan yang mereka hadapi.
Setelah mendengarkan aspirasi dan memperoleh masukan dari para pemegang surat rekomendasi, Willy menyurati Kedutaan Besar Australia untuk meminta waktu bertemu dan membahas persoalan tersebut lebih lanjut.
“Teman-teman ini direct message Instagram saja sama saya. Terus kita undang ke Ruang Komisi XIII waktu itu. Setelah ngobrol, mendengarkan teman-teman pemegang recommendation letters SDUWHV, saya panggil teman-teman dari imigrasi dan minta penjelasan,” katanya.
Ia menambahkan, hingga Selasa (13/10/2026), pihaknya masih menunggu jawaban tertulis dari Duta Besar Australia. Willy berharap tindak lanjut tersebut dapat menghasilkan solusi yang membantu para pemegang SDUWHV memenuhi harapan mereka.
“Kita sedang menunggulah jawaban dari Pak Dubes secara tertulis. Semoga, paling lambat minggu depan, bagaimana teman-teman pemegang recommendation letters ini bisa memenuhi keinginan mereka,” tuturnya.
Willy menegaskan, menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPR RI. Oleh karena itu, ia berharap komunikasi dengan Kedutaan Besar Australia dapat membuka jalan penyelesaian atas persoalan yang dihadapi para pemegang SDUWHV. (gema/*)
0 Komentar