JAKARTA (10 Juli): Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah (Sulteng) Nilam Sari Lawira menegaskan, kegiatan Laboratorium Gerakan (Laga) Perubahan 2.0 Angkatan III menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi antara struktur partai dan anggota legislatif (aleg) dalam menghadapi kontestasi politik 2029.
Hal itu disampaikan Nilam Sari Lawira yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem di sela-sela kegiatan Laga Perubahan 2.0 Angkatan III di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).
“Ya, pembekalan Laga Perubahan ini adalah konsolidasi struktur bersama aleg karena pesertanya adalah dari struktur dan dari aleg di seluruh Dapil yang ada di Sulteng. Kebetulan, hari ini, ada Provinsi Jambi dan Bengkulu juga,” ujar Nilam.
Menurutnya, kehadiran kader dari tiga provinsi membuka ruang untuk saling bertukar pengalaman dan membahas berbagai persoalan yang dihadapi di masing-masing daerah.
“Jadi, mungkin ada sharing pengalaman atau masalah-masalah yang ada di masing-masing daerah sehingga nanti insyaallah ada bekal untuk semua kader maupun aleg yang akan bertarung di 2029,” katanya.
Nilam menegaskan, seluruh partai politik memiliki target meraih kemenangan pada Pemilu 2029, termasuk Partai NasDem. Namun, menurutnya, kemenangan hanya dapat diraih apabila kader memiliki loyalitas dan militansi yang kuat.
“Ya, tentu kita sangat ingin menang ya. Sebagaimana di partai lain pasti punya tujuan yang sama. Tapi tentu kita ingin ada loyalitas yang tinggi dari kader-kader partai untuk tetap menjadi kader yang militan, kemudian memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi dari partai untuk kemenangan di 2029,” ungkapnya.
Ia juga menilai, tantangan politik di Sulawesi Tengah, Jambi, dan Bengkulu memiliki banyak kesamaan. Karena itu, forum Laga Perubahan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antarkader dalam menyusun langkah menghadapi dinamika politik di daerah masing-masing.
(WH/AS)
0 Komentar