JAKARTA (3 Agustus): Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, menegaskan aspirasi para pekerja menjadi masukan penting dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Seluruh usulan yang disampaikan Koalisi Rakyat untuk Kerja Layak akan dibahas bersama Panitia Kerja (Panja) RUU Ketenagakerjaan.
“Masukkan dari bapak ibu sangat berharga, sangat kami apresiasi. Sekali lagi izin karena bagaimana pun ini akan kami diskusikan,” kata Nurhadi usai menerima audiensi perwakilan pekerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Nurhadi menjelaskan, seluruh perwakilan fraksi yang tergabung dalam Panja RUU Ketenagakerjaan diundang pimpinan DPR RU untuk menerima aspirasi dari 18 serikat pekerja.
Dalam pertemuan tersebut, masing-masing organisasi menyampaikan berbagai usulan penyempurnaan substansi RUU.
“Seluruh perwakilan fraksi yang masuk di Panja UU Ketenagakerjaan ini tadi diundang oleh Wakil Ketua DPR RI Pak Cucun untuk menerima 18 serikat pekerja. Masing-masing juga sudah menyampaikan aspirasinya, baik usulan tambahan frasa, kata, kalimat, usulan ayat, pasal, dan lain sebagainya,” ujar dia.
Menurutnya, Komisi IX DPR RI menyambut positif seluruh masukan yang disampaikan kalangan pekerja. Proses penyusunan RUU Ketenagakerjaan, kata dia, sejak awal memang dilakukan dengan membuka ruang dialog bersama berbagai elemen serikat pekerja.
Ia menegaskan, keterlibatan serikat pekerja menjadi bagian penting dalam membangun regulasi ketenagakerjaan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pekerja.
“Intinya Komisi IX sangat menyambut antusias masukan-masukan dari teman-teman serikat yang hadir tadi. Walaupun dalam perjalanan pembahasan RUU Ketenagakerjaan ini sejak tahun lalu Komisi IX sudah sering menerima audiensi dari berbagai serikat pekerja, konfederasi, dan federasi,” pungkasnya. (safa/*)
0 Komentar