JAKARTA (16 September): Anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi Partai NasDem, Nurhadi, menyoroti usulan tambahan anggaran Kementerian Kesehatan sebesar Rp5,15 triliun untuk penguatan infrastruktur fasilitas kesehatan primer dalam RKA-K/L Tahun Anggaran 2027.
Dalam bahan yang disampaikan Kementerian Kesehatan, anggaran tersebut antara lain dialokasikan untuk renovasi 631 puskesmas, pembangunan 79 puskesmas baru, pemenuhan prasarana 417 puskesmas, serta pembangunan 73 labkesmas kabupaten/kota.
Nurhadi menilai pembangunan fisik memang penting, tetapi tidak boleh berhenti pada penyelesaian gedung.
“Pak Menteri, kita tentu mendukung penguatan fasilitas kesehatan primer. Tetapi jangan sampai kita berhasil membangun dan merenovasi Puskesmas, sementara ketika sudah selesai justru kekurangan tenaga, alat kesehatan, obat, sistem rujukan atau dukungan operasional,” ujar Nurhadi saat Rapat Kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, revitalisasi puskesmas harus dipandang sebagai pembangunan kapasitas pelayanan, bukan semata pembangunan infrastruktur. Karena itu, Nurhadi meminta Kemenkes memastikan setiap lokasi yang mendapatkan anggaran pembangunan maupun renovasi sudah memiliki rencana kesiapan layanan sejak awal.
“Jangan ukur keberhasilannya hanya dari berapa gedung yang selesai. Ukur juga setelah gedung itu selesai, apakah masyarakat langsung mendapatkan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat dan lebih lengkap,” katanya.
Nurhadi juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pembangunan fisik dengan ketersediaan sumber daya manusia, alat kesehatan, obat, sistem rujukan dan pembiayaan operasional.
Hal tersebut sejalan dengan arah transformasi layanan primer Kemenkes yang menempatkan puskesmas sebagai bagian penting dari pelayanan berbasis siklus hidup dan penguatan layanan primer.
“APBN jangan hanya kuat membangun gedung. APBN harus memastikan gedung itu hidup, tenaga kesehatannya ada, alatnya tersedia, obatnya ada dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tegas Nurhadi. (rizal/*)
0 Komentar