Home / Berita / Berita Fraksi
Berita Fraksi

Julie Laiskodat: Kempo Jadi Jalan Membangun Masa Depan Generasi NTT

📅 02 Nov 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

KUPANG (2 November): Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, menekankan bahwa prestasi olahraga tidak semata-mata diukur dari medali yang berhasil diraih, tetapi juga dari karakter, kedisiplinan, dan kualitas manusia yang terbentuk melalui proses pembinaan.

Filosofi itulah yang menjadi landasan anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, dalam mengabdikan diri untuk pengembangan olahraga Shorinji Kempo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Julie yang kini dipercaya memimpin Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) NTT periode 2026–2030 mengaku merasa terhormat sekaligus bangga mendapatkan kepercayaan tersebut.

Baginya, amanah ini bukan sekadar tanggung jawab organisasi, melainkan kesempatan untuk mengambil bagian dalam membangun masa depan generasi muda NTT.

“Saya sungguh merasa terhormat dan bangga karena bisa berdiri di tempat ini sebagai Ketua Umum Perkemi Nusa Tenggara Timur,” ujar Julie di GOR Oepoi, Kupang, Minggu (1/11/2026).

Menurut Julie, kekayaan suatu daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam, pertanian, dan perikanan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya.

Anak-anak muda merupakan aset berharga yang perlu mendapatkan ruang, kesempatan, dan pembinaan agar mampu berkembang.

Ia mengingat kembali perkembangan Kempo NTT ketika Viktor Bungtilu Laiskodat menjabat sebagai Gubernur NTT. Saat itu, ia melihat Kempo menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menunjukkan prestasi sekaligus memberikan ruang pengembangan potensi anak-anak muda.

“Saya pikir setelah saya kaji, memang waktu Viktor suami saya menjadi gubernur, saya ikuti bahwa kempo ini menjadi salah satu, karena Tuhan bukan kasih hanya sekedar alam yang ada, maupun pertanian perikanan yang kaya, tetapi Tuhan kasih SDM kita anak-anak itu adalah olahraga. Di cabang olahraga. Dan salah satu yang sangat berprestasi setahu saya, salah satu adalah para kenzi punya kempi,” tuturnya.

Bagi Julie, olahraga memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Di dalamnya terdapat proses pendidikan tentang disiplin, tanggung jawab, ketangguhan, sportivitas, dan persaudaraan.

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi kehidupan di luar arena pertandingan.

Karena itu, ia ingin pembinaan Kempo di NTT tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang memiliki karakter kuat dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Komitmen tersebut menegaskan bahwa pembangunan olahraga sejatinya merupakan bagian dari pembangunan manusia. Medali dapat menjadi simbol keberhasilan dalam pertandingan, tetapi karakter dan nilai kehidupan merupakan warisan yang jauh lebih panjang manfaatnya.

Melalui Perkemi NTT, Julie berharap semakin banyak generasi muda mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berprestasi, dan menemukan potensi terbaiknya. Sebab, masa depan NTT dan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas generasi yang dipersiapkan hari ini.

“Karena NTT mempunyai anak muda yang begitu banyak, saya kepingin ada andil juga membina mereka, membangun mereka, menjadi mamanya mereka, untuk bisa kita tetap berprestasi, tetapi mereka juga karakter buildingnya, untuk masa depan Nusa Tenggara Timur pun Indonesia,” pungkasnya. (safa/*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *