Gembong Narkoba Freddy Budiman Masuk Daftar Eksekusi

0

JAKARTA (10 Mei): Pemerintah menegaskan tetap melakukan eksekusi bagi terpidana mati kasus narkoba maupun pembunuhan. Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba masuk daftar narapidana yang dieksekusi mati tahap ketiga tahun ini.

“Saya akan desak untuk Freddy Budiman dieksekusi. Freddy Budiman target kita,” kata Prasetyo sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/5).

Dia mengaku masih menunggu gembong narkoba itu menggunakan hak hukumnya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Kejaksaan Agung akan memberikan batas waktu.

“Dia mengatakan akan menggunakan hak hukum mengajukan PK. Segera dipastikan mengajukan PK, tidak bisa menunggu lama-lama,” kata Prasetyo.

Jaksa Agung mengatakan eksekusi mati tahap ketiga akan dilakukan dalam waktu dekat. “Belum kita pastikan jumlahnya berapa. Kita lihat dulu lah,” kata Prasetyo.

Dia hanya mengungkapkan eksekusi mati gelombang ketiga ini masih difokuskan kepada narapidana kasus narkoba.

“Biar semua tahu kita perang terhadap narkoba,” tegas Prasetyo seperti dilaporkan Antaranews.com.

Ketika ditanya terpidana mati Marry Jane dari Filipina, Prasetyo mengatakan masih menunggu proses hukum di negara asalnya.

“Marry Jane masih menunggu proses hukum di Filipina,” kata dia.

Prasetyo mengakui eksekusi mati mengundang pro dan kontra dari beberapa negara lain, namun praktik hukum ini adalah kedaulatan hukum Indonesia.

“Prokontra tetap ada, tapi kan ini kedaulatan hukum kita,” kata Prasetyo.*

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: