JAKARTA (22 Juli): Masa depan Jakarta menuju kota global tak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah tetapi juga oleh kiprah generasi muda. Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto saat menghadiri pembukaan Kongres II dan HUT ke-15 Garda Pemuda (GP) NasDem di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (21/7).
Uus hadir mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam sambutannya, ia menegaskan, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas tetapi juga mandiri dalam berpikir dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.
“Bangsa Indonesia memerlukan pemuda yang tidak hanya cerdas tetapi juga mandiri dalam berpikir serta dapat menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa yang kita hadapi,” ujar Uus.
Ia menilai, kepemimpinan dan inovasi generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong transformasi Jakarta menuju kota global. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya membutuhkan peran pemerintah, tetapi juga generasi muda yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan menghadirkan berbagai solusi bagi masyarakat Jakarta.
Uus juga menyampaikan apresiasi Gubernur DKI Jakarta kepada Partai NasDem yang dinilai telah mempersiapkan regenerasi penerus secara matang.
“Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi NasDem karena regenerasi penerusnya sudah dipersiapkan dengan begitu matang,” katanya.
Kongres II GP NasDem berlangsung selama dua hari, Selasa (21/7) hingga Rabu (22/7). Kongres dipimpin langsung oleh Ketua Umum GP NasDem Prananda Surya Paloh (PSP) dan dibuka oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa.
Mengusung tema “Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat”, pembukaan kongres berlangsung meriah dan kental dengan nuansa anak muda. Hadir jajaran pengurus teras DPP Partai NasDem, anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, serta ratusan delegasi kader GP NasDem dari Sabang sampai Merauke.
Turut hadir pula perwakilan organisasi kepemudaan dan sayap-sayap partai politik sahabat, baik dari tingkat nasional maupun mancanegara.
Kongres II GP NasDem menjadi momentum konsolidasi sekaligus ruang bagi generasi muda untuk memperkuat gagasan dan kontribusi dalam menjawab berbagai tantangan bangsa serta mengambil peran dalam menentukan masa depan Indonesia.
(WH/AS)
0 Komentar