JAMBI (5 Agustus): Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai NasDem, Syarif Fasha, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi segera membongkar bangunan ilegal yang berdiri di atas maupun di sepanjang jalur pipa Pertamina di kawasan Paal X, Kota Jambi. Langkah itu dinilai mendesak untuk mencegah jatuhnya korban jiwa menyusul terungkapnya kasus pengeboran ilegal terhadap pipa minyak tersebut.
Fasha menegaskan bangunan liar yang berdiri di atas jalur pipa tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat karena berada di lokasi infrastruktur vital nasional.
“Kepada Pemerintah Kota Jambi, kami mengingatkan untuk membongkar bangunan-bangunan liar yang berada di pinggir jalan di jalur pipa, apalagi yang berada di atas pipa. Ini sangat berbahaya sekali,” kata Fasha di Jambi, Senin (4/8/2026).
Menurut legislator NasDem dari Dapil Jambi itu, pipa minyak Pertamina memiliki tekanan hingga sekitar 50 bar. Apabila terjadi kebocoran akibat aksi pencurian atau aktivitas lain, kondisi tersebut berpotensi memicu ledakan dan kebakaran yang mengancam permukiman di sekitarnya.
Oleh Karena itu, Fasha meminta penertiban dilakukan secepat mungkin sebelum terjadi musibah. “Sangat berbahaya sekali. Harus dicegah sebelum terjadi korban jiwa dan kebakaran. Risikonya sangat besar,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya sinergi antara Pemkot Jambi, aparat kepolisian, dan Pertamina untuk menertibkan bangunan ilegal sekaligus memberantas praktik pencurian minyak yang membahayakan keselamatan masyarakat dan mengancam keamanan objek vital nasional. (*)
0 Komentar