Home / Berita / Berita Fraksi
Berita Fraksi

Peminat Naik Signifikan, NasDem Desak Tambah Armada Kereta Api di Sulsel

📅 20 Jul 2026 💬 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (20 Juli): Melonjaknya antusiasme masyarakat untuk menggunakan armada kereta api di Sulawesi Selatan (Sulsel) membuat tingkat keterisian (okupansi) kereta api di wilayah tersebut menyentuh angka 80-100%.

​”Kereta api di Sulawesi Selatan kini telah menjadi budaya baru bagi mobilitas warga. Antusiasme masyarakat terus meningkat, tercermin dari tingkat okupansi yang mencapai 80-100 persen. Namun, tingginya minat ini belum dibimbangi dengan jumlah armada yang memadai,” ungkap anggota Komisi V DPR RI, H. Teguh Iswara Suardi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V dengan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

​Legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Selatan II itu memaparkan bahwa saat ini jalur kereta api Makassar-Parepare baru menghubungkan tiga kabupaten/kota utama secara operasional, yakni Maros, Pangkep, dan Barru. Sejumlah keterbatasan sarana masih menjadi kendala krusial di lapangan.

​”Saat ini armada yang beroperasi hanya ada dua saja. Sesuai aturan teknis operasional, hanya satu rangkaian yang boleh jalan karena satu lainnya harus selalu standby sebagai cadangan, ” jelas Teguh.

​Kondisi tersebut, menurut Teguh, sangat rentan terhadap gangguan pelayanan. Apabila satu rangkaian kereta mengalami kendala teknis atau masalah operasional di lapangan, maka seluruh jadwal perjalanan harian otomatis ikut terdampak.

“Efek dominonya adalah pembatasan jumlah perjalanan, kelangkaan tiket yang cepat habis, hingga terganggunya mobilitas masyarakat secara keseluruhan. ​Oleh karena itu, dalam jangka pendek, saya meminta Dirjen Perkeretaapian bertindak sebagai leading sector untuk berkoordinasi erat dengan PT Kereta Api Indonesia demi mengupayakan pengadaan armada tambahan,” urai Teguh.

Dalam kesemaptan tersebut, Teguh juga memberikan apresiasi sekaligus mendorong percepatan pembebasan lahan untuk perluasan jalur logistik dan wisata kereta api yang mencakup wilayah Maros, Pangkep, hingga tembus ke Kota Makassar.

​”Masyarakat kami sangat menikmati fasilitas ini. Kami berharap ikhtiar ini segera terwujud demi konektivitas yang semakin baik. Kami terus mendorong pembangunan jalur kelanjutan, termasuk untuk kereta api wisata agar terus berjalan, ” tambahnya.

​Melalui penambahan armada dan perluasan rute ini, diharapkan masyarakat Sulawesi Selatan dapat menikmati layanan transportasi massal yang tidak hanya murah, tetapi juga aman, nyaman, dan andal secara berkelanjutan. (nurhadi/*)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *