Home / Berita / Berita
Berita

TransJakarta Laut Ditargetkan Berlayar 2027, Wibi Andrino Dorong Tarif Terjangkau

đź“… 11 Agu 2026 đź’¬ 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (11 Agustus): Rencana Pemprov DKI Jakarta menghadirkan layanan TransJakarta menuju Kepulauan Seribu pada 2027 menjadi angin segar bagi warga kepulauan. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mendorong agar layanan tersebut hadir dengan tarif murah dan terjangkau.

“Tentu ini suatu yang amat menggembirakan. Sejak dulu, kami berharap supaya saudara-saudara kita di Pulau Seribu bisa merasakan moda transportasi murah seperti TransJakarta dengan tarif sekitar Rp3.500 untuk membantu mobilitas warga antarpulau,” kata Wibi di Jakarta, Minggu (9/8).

Gagasan TransJakarta Laut, sebelumnya, disampaikan Wibi saat menerima audiensi organisasi kepemudaan Jakarta Maju Bersama (JMB) pada 18 Mei 2026. Ia menyoroti tingginya biaya transportasi laut yang menjadi salah satu kendala mobilitas masyarakat Kepulauan Seribu.

Wibi mendorong layanan tersebut tidak hanya menghubungkan Kepulauan Seribu dengan Jakarta daratan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan.

Rencana itu menguat, setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan TransJakarta akan membuka layanan menuju Kepulauan Seribu pada 2027. Hal itu disampaikan saat peluncuran Call Center 1500813 Dinas Perhubungan DKI Jakarta, di Bundaran HI, Minggu (9/8).

Menurut Pramono, pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu nantinya dialihkan dari Dinas Perhubungan kepada BUMD, yakni TransJakarta.

Wibi yang juga Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta menilai, transportasi laut terjangkau merupakan bagian dari upaya mewujudkan kesetaraan pelayanan publik bagi seluruh warga Jakarta.

“Kajian layanan TransJakarta Laut nantinya tidak hanya memperhatikan konektivitas menuju daratan Jakarta tetapi juga kebutuhan mobilitas antarwilayah kepulauan. Dengan tarif yang terjangkau, transportasi laut diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem transportasi publik Jakarta yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia berharap, rencana tersebut segera diwujudkan dalam layanan yang konkret, aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Warga yang tinggal di wilayah kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses transportasi publik yang aman, terjangkau, dan mudah terhubung dengan pusat-pusat aktivitas di Jakarta,” tandasnya.

(FM/WH)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *