JEMBER (17 September): Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, mengungkapkan penguatan peran parlemen dalam menjaga demokrasi dan kebebasan fundamental, perlindungan hak anak, serta pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam kehidupan politik dan kemasyarakatan.
Hal tersebut disampaikan Teguh dalam Expert Round Table Discussion yang digelar bersama Human Rights and Inclusive Policies (HURIP) dan Fakultas Hukum Universitas Jember, Jawa Timur, dengan tajuk ‘The Roles of Parliament in Ensuring the Government to Respect, Protect and Fulfill Their Human Rights Commitments’, Rabu (16/9/2026).
“Diskusi ini menjadi ruang bertukar gagasan yang sangat penting. Kita perlu memastikan bahwa isu-isu HAM ini tidak hanya menjadi pembahasan di tingkat nasional, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam kebijakan yang inklusif,” ujar Teguh di hadapan para peserta diskusi.
Dalam forum tersebut, Teguh menyampaikan pandangan dan gagasannya terkait situasi terkini pelindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Ini menjadi bagian penting dalam upaya menghimpun masukan bagi BKSAP DPR RI. Gagasan yang disampaikan, akan menjadi bekal berharga bagi diplomasi parlemen Indonesia menuju Konferensi Parlemen Global Inter-Parliamentary Union (IPU) tentang HAM yang akan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Selatan II itu juga menegaskan bahwa HAM harus menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan kebijakan. Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk menjamin kesetaraan bagi seluruh warganya tanpa terkecuali.
“HAM harus hadir dalam kebijakan, dan kebijakan harus mampu memastikan setiap warga negara memiliki ruang yang setara untuk hidup, berpartisipasi, dan berkembang,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara BKSAP DPR RI, HURIP, dan Fakultas Hukum Universitas Jember ini, diharapkan lahir rekomendasi konkret yang dapat memperkuat posisi Indonesia dalam memperjuangkan hak asasi manusia di kancah global, sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. (nurhadi/*)
0 Komentar