WONOSARI (21 Juli): Kalurahan Karangawen, Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar perayaan ulang tahun ke-110 di Pendopo Kalurahan Karangawen, Sabtu (18/7/2026). Acara dihadiri masyarakat, para dukuh, Lurah Erman Susilo, Panewu Anom Girisubo, dan anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Subardi.
Di hadapan masyarakat, Subardi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan Karangawen. Berbagai program aspirasi telah direalisasikan dengan tuntas. Di tahun 2026, Subardi akan merealisasikan berbagai program pembangunan di tiga dusun di Karangawen. Subardi menilai Karangawen merupakan salah satu kalurahan yang berkembang dengan semangat kebersamaan tinggi.
“Karangawen memiliki potensi besar untuk menjadi kalurahan yang maju dan mandiri. Budayanya terjaga, masyarakatnya kompak, lurahnya visioner,” terang Subardi.
Anggota Komisi VI DPR itu mengapresiasi penyelenggaraan Tambal Warsa ke-110 yang memadukan semangat pembangunan dengan pelestarian budaya Mataram. Ia juga mendorong agar sejarah, filosofi, dan perjalanan panjang Karangawen didokumentasikan sebagai warisan berharga bagi generasi muda.
“Harus bangga dengan capaian pembangunan. Ini warisan berharga di Karangawen, harus didokumentasikan agar masa depan Karangawen tetap lekat dengan budayanya,” tambahnya.
Mengusung tema ‘Ojo Mentas Yen Durung Tuntas, Yen Saguh Kudu Tuwuh’, Lurah Karangawen Erman Susilo mengajak masyarakat memperkuat komitmen untuk tumbuh bersama.
“Agar setiap komitmen kita tuntaskan bersama, kita bersyukur adanya dukungan dari Mbah Bardi (sapaan akrab Subardi) ini,” jelas Ketua DPW NasDem DIY itu.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Pemerintah Kalurahan Karangawen terus melanjutkan program, mulai dari pembangunan rest area, pengembangan Karangawen Agrofarm sebagai kawasan agrowisata, pembangunan infrastruktur jalan, program padat karya, hingga penguatan pelayanan publik berbasis digital. Lurah Karangawen yakin program tersebut akan mendorong wilayahnya menjadi Desa Wisata, Desa Prima, dan Desa Mandiri Budaya.
Rangkaian kegiatan selama berhari-hari, mulai dari anjangsana, ziarah, pentas seni budaya, Turnamen Lurah Cup II, hingga puncak acara kenduri bersama merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kalurahan Karangawen. (NK/*)
0 Komentar