Home / Berita / Berita
Berita

Bulan Safar Waktu Terbaik Mendekatkan Diri kepada Allah

đź“… 17 Jul 2026 đź’¬ 0 Komentar
Bagikan artikel:

JAKARTA (17 Juli): Bulan Safar hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, dan tawakal kepada Allah SWT. Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah yang seharusnya dimaknai sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT.

Pesan tersebut disampaikan Ustaz Muhammad Ulwanusy Syukri, Khatib dan Imam Shalat Jumat di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (17/7).

“Saat ini, kita tengah berada di bulan Safar, bulan kedua dari 12 bulan Kalender Hijriah. Bulan Safar menjadi waktu yang baik untuk memperkuat tawakal kepada Allah dan meningkatkan keimanan,” ujar Ustaz Muhammad Ulwanusy Syukri.

Menurutnya, setiap bulan, akan menjadi penuh keberkahan apabila diisi dengan ketaatan kepada Allah SWT. Karena itu, umat Islam hendaknya memanfaatkan bulan Safar dengan terus berupaya meningkatkan iman dan takwa.

“Lantas, bagaimana caranya bagi kita semua untuk menjadikan bulan ini sebagai bulan yang penuh manfaat dan berkah? Jawabannya adalah dengan terus sibuk dan berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Setiap zaman, bulan, dan waktu yang kita jalani dengan ketaatan akan menjadi waktu yang berkah, termasuk bulan Safar,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa bulan Safar merupakan kesempatan untuk memperbanyak ibadah, seperti melaksanakan salat sunnah, puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, serta meningkatkan doa kepada Allah SWT.

Selain memperkuat ibadah, Ustaz Ulwanusy mengajak umat Islam meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah, membantu sesama, dan berbagai amal kebaikan sebagai wujud nyata ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama.

Menutup khutbahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Shalat Jumat sebagai awal memperbaiki diri dengan menjalankan seluruh kewajiban, mengganti ibadah yang pernah ditinggalkan, menjauhi segala larangan Allah SWT, serta memperbanyak tobat atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

(WH/AS)

Diskusi

0 Komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *